Protokol Kesehatan Pada Pelaksanan Proyek REALIZING EDUCATION PROMISE – MADRASAH EDUCATION QUALITY REFORM (REP-MEQR)

Proyek Realizing Education’s Promise: Support to Indonesia’s Ministry of Religious Affairs for Improved Quality of Education—selanjutnya disebut Proyek—bertujuan meningkatkan mutu pengelolaan dan layanan pendidikan madrasah dalam binaan Kementerian Agama. Proyek akan berjalan selama lima tahun bekerja sama dengan Bank Dunia dan sudah mulai berjalan sejak 26 November 2019.

Proyek ini terdiri atas empat komponen, yaitu:

  1. Penerapan sistem e-RKAM (Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah berbasis elektronik) secara nasional dan pemberian dana bantuan untuk madrasah.
  2. Penerapan sistem penilaian hasil belajar di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk seluruh peserta didik kelas 5 secara nasional.
  3. Kebijakan dan pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk guru, kepala madrasah, dan tenaga kependidikan madrasah.
  4. Penguatan sistem untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Sebagian dari kegiatan Proyek dalam komponen-komponen itu memerlukan pertemuan tatap muka yang melibatkan banyak orang di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Hal ini tentu berisiko jika dilaksanakan dalam situasi pandemik COVID-19. Proyek diharapkan tidak berkontribusi untuk penyebaran virus. Pihak-pihak yang terlibat dalam Proyek wajib berdisiplin menjaga diri dari risiko terpapar virus.

Karena itu, Project Management Unit (PMU) menyusun Protokol Kesehatan sebagai pedoman pada pelaksanaan Proyek dalam situasi pandemik COVID-19 yang melanda seluruh dunia. Dalam rangka memastikan protokol ini dilaksanakan pada operasional Proyek, PMU akan selalu berkoordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19 Kementerian Agama.

Selengkapnya silahkan unduh Disini

Baca Juga  Modul Pelatihan e-RKAM Untuk Admin Madrasah